Hotel Beruang Kutub Pertama di Dunia Menarik para Tamu Sekaligus Kecaman Pembela Hak-Hak Hewan

14 Maret 2021, 00:52 WIB
Ilustrasi beruang kutub. /PIXABAY

PR BEKASI - Sebuah hotel yang menyebut dirinya sebagai "hotel beruang kutub" pertama di dunia telah dibuka di provinsi Heilongjiang, China.

Sesuai namanya hotel ini memiliki daya tarik satwa Beruang Kutub yang masih hidup untuk menarik tamu sekaligus menarik kecaman dari komunitas pecinta satwa.

The Polar Bear Hotel merupakan bagian dari taman hiburan Harbin Polarland di ibu kota Heilongjiang dan kota terbesar, Harbin, dibuka pada hari Jumat, 12 Maret 2021.

Pihak hotel menjanjikan bahwa para tamu dapat melihat beruang kutub sepanjang waktu dari 21 kamar tamu yang dimiliki hotel itu.

Baca Juga: Janji Sekutu Pulihkan Demokrasi Myanmar Diwarnai Tewasnya 5 Orang saat Peringati Pemberontakan 8888

Baca Juga: Sebut Langkah Kubu KLB Deli Serdang Semakin Sulit, Jansen Sitindaon: Ini Sudah 2021, tapi Pikiran Masih 2005

Baca Juga: 19 Tahun Dipenjara Akibat Tuduhan Palsu, 127 Muslim India Akhirnya Dibebaskan

"Apakah Anda sedang makan, bermain atau tidur, beruang kutub akan menemani Anda," kata akun WeChat resmi Harbin Polarland dalam sebuah unggahan pada Kamis, 11 Maret 2021.

Foto dan video dari media pemerintah China menunjukkan orang-orang menonton dua beruang kutub di kandang dalam ruangan yang menampilkan es buatan dan genangan air kecil.

Yang Liu, juru bicara Harbin Polarland, mengatakan kepada Reuters bahwa area dalam ruangan hanyalah bagian dari total kandang beruang, dan mereka dibiarkan keluar jika suhu dan kualitas udara memungkinkan.

Dia mengatakan minat untuk tinggal di hotel, di mana kamar berkisar dari 1.888 hingga 2.288 yuan atau sekitar Rp4.1 juta hingga Rp5 juta (kurs Rp2 ribu) per malam.

Baca Juga: Tolak Siaran Langsung Pernikahan Atta-Aurel, KNRP: Tidak Mewakili Kepentingan Publik

Tarif yang dipatok terbilang "sangat tinggi" meski demikian ruangang tamu sudah penuh dipesan melalui masa percobaan.

Para konservasionis mengkritik hotel tersebut. Wakil Presiden Senior Kelompok Hak-Hak Hewan PETA, Jason Baker, mengatakan bahwa seharusnya beruang kutub hidup itu tidak berada di sana.

"Beruang kutub seharusnya tinggal di Kutub Utara, bukan di kebun binatang atau kandang kaca akuarium, dan tentunya bukan di hotel," kata Baker, seperti dikutip Pikiranrakyat-Bekasi.com dari Reuters pada Minggu, 14 Maret 2021.

"Beruang kutub aktif hingga 18 jam sehari di alam bebas, mereka menjelajahi wilayah jelajah yang dapat menjangkau ribuan mil, tempat mereka menikmati kehidupan nyata," sambungnya.

Pada tahun 2016, sebuah pusat perbelanjaan di kota selatan Guangzhou juga menarik kecaman global setelah video kemunculan dari seekor beruang kutub, Pizza, berbaring miring di sebuah kandang berdinding kaca.

Baca Juga: Komentari Pernyataan Bambang Widjojanto Soal KLB Demokrat, Ali Mochtar Ngabalin: Lucu, Geli, dan Jijik

Harbin Polarland, didirikan pada akhir 2005, menyebut dirinya taman hiburan seni pertunjukan kutub pertama di dunia.

Lebih lanjut menurut Lembaga Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), dua pertiga populasi beruang Kutub akan punah pada pertengahan abad 21.***

Editor: Ikbal Tawakal

Sumber: REUTERS

Tags

Terkini

Terpopuler