Bocah 3 Tahun di Malaysia Tewas karena 'Sengatan Panas' Usai sang Nenek Lupa Mengajaknya Keluar dari Mobil

29 April 2021, 14:44 WIB
Ilustrasi bocah perempuan terperangkap dalam mobil hingga terkena sengatan panas. /World of Buzz/ Facebook/ SSTV/

PR BEKASI – Seorang bocah perempuan yang masih berusia 3 tahun meninggal karena sengatan panas setelah korban ditinggalkan dalam mobil sekitar lima jam oleh neneknya di Sungai Tiram, Johor, Malaysia.

Menurut pihak Kepolisian Seri Alam, Mohd Sohaimi Ishak, pada keterangannya pada Rabu, 28 April, bahwa kejadian tragis itu terjadi pada Minggu Malam, 25 April 2021.

Dia menyatakan bahwa polisi disiagakan setelah sebuah laporan diajukan oleh seorang dokter di Rumah Sakit Sultan Ismail (HSI) sekitar pukul 6.41 malam yang memberitahukan tentang kasus kematian yang melibatkan sebuah mobil di Sungai Tiram.

Pada hari terjadinya tragedi tersebut, sang nenek lupa telah membawa korban menaiki mobil saat mengantar kakak korban ke sekolah.

Baca Juga: 115 Travel Gelap Tak Berizin dan Memasang Tarif Dua Kali Lipat, Berhasil Diamankan Polda

Mohd Suhaimi mengatakan, penyelidikan pada hari yang sama menemukan bahwa wanita berusia 59 tahun itu telah membawa korban dan saudara perempuannya ke sekolah di Sungai Tiram sekitar pukul 1 siang waktu setempat.

"Nenek tidak sadar dia telah meninggalkan cucunya di dalam mobil," kata Mohd Suhaimi seperti dikutip Pikiranrakyat-Bekasi.com dari Says pada Kamis, 29 Maret 2021.

Lantas pada sore hari, ibu korban menyadari bahwa anak berusia tiga tahun itu tidak ada di rumah.

"Hal itu kemudian menyadarkan sang nenek bahwa korban masih berada di dalam mobil," sambungnya.

Baca Juga: Sentil Kasus Babi Ngepet, Maia Estianty: Dimakan Haram, Difitnah Buat Bahan Makian Sesama

Namun saat dicek ke dalam mobil korban telah ditemukan terbaring tak sadarkan diri.

"Mereka menemukan korban terbaring tak sadarkan diri di lantai kursi penumpang belakang," kata Mohm Suhaimi.

Penyebab kematian korban dipastikan oleh heat stroke sengatan panas. Ia mengatakan, pemeriksaan jenazah dilakukan di HSI pada Senin, 26 April lalu.

Ditemukan bahwa tubuh korban dalam keadaan sehat dan tidak mengalami memar atau luka yang mungkin disebabkan oleh penganiayaan, dan dokter memastikan bahwa korban meninggal karena sengatan panas.

Baca Juga: Resep Sapo Tahu Ala Resto, Cocok Dijadikan Menu Berbuka Puasa dan Sahur, Dijamin Enak dan Mudah

Kasus ini sedang diselidiki berdasarkan Hukum yang berlaku di Malaysia, dimana hukuman penjara tidak lebih dari 20 tahun atau denda tidak lebih dari RM50.000 sekitar Rp170 juta (kurs Rp3.500) atau keduanya setelah dinyatakan bersalah.

Sebelumnya kasus serupa juga perbincangan di Negeri Jiran setelah video sekelompok pria saat mencoba membangungkan bocah perempuan yang tertidur pulas dalam mobil beredar di Facebook pada Minggu, 25 April 2021.

Beruntung setelah beberapa kali mobil diguncangkan sang bocah berhasil bangun dan segera memberi akses ibunya untuk masuk ke dalam mobil.***

Editor: Ikbal Tawakal

Sumber: SAYS

Tags

Terkini

Terpopuler