Dibedil Tentara Israel di Bagian Leher saat Bantu Tetangga, Seorang Pria Palestina Alami Kelumpuhan

- 3 Januari 2021, 21:30 WIB
Israel mencegah warga Palestina membangun rumah di daerah yang dikuasainya di Tepi Barat tanpa izin bangunan yang sulit didapat.
Israel mencegah warga Palestina membangun rumah di daerah yang dikuasainya di Tepi Barat tanpa izin bangunan yang sulit didapat. /Al Jazeera/Ibrahim Husseini/

Tentara Israel mengatakan bahwa sejumlah warga Palestina telah menyerang tentara yang sedang melakukan operasi rutin untuk menyita bangunan ilegal dan menembak ke udara sebagai tanggapan.

"Saat ini Investigasi atas insiden tersebut sedang kami lakukan untuk mencari keterangan lebih lanjut,” kata tentara Israel, sebagaimana dikutip PikiranRakyat-Bekasi.com dari Al Jazeera, Minggu, 3 Januari 2021.

Baca Juga: Diduga Terpeleset, Pendaki Asal Surabaya Ditemukan Tewas di Jurang Gunung Rinjani

Israel telah menduduki Tepi Barat sejak memenangi Perang enam hari melawan tentara koalisi Arab pada 1967.

Israel kemudian membangun permukiman khusus umat Yahudi di daerah tersebut yang dianggap ilegal oleh sebagian besar komunitas internasional.

Dalam beberapa tahun terakhir, diketahui jumlah pemukiman ilegal yang tersebar di berbagai wilayah di Tepi Barat semakin meningkat populasinya.

Baca Juga: Usai Dua Pekan Tutup Penerimaan WNA, Akses ke Arab Saudi Sudah Buka Kembali

Saat ini ada sekitar 450 ribu pemukim Yahudi di Tepi Barat, yang tinggal di antara sekitar 2,8 juta orang Palestina.

Pada 2020, Israel menghancurkan lebih dari 900 rumah warga Palestina di Tepi Barat dan menduduki Yerusalem Timur, menurut kelompok hak asasi Israel B'Tselem.

Palestina mengeklaim Tepi Barat dan Jalur Gaza, dengan ibu kota di Yerusalem Timur, untuk negara masa depan.

Halaman:

Editor: Ikbal Tawakal

Sumber: Al Jazeera


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x