Video Sekelompok Anak Kecil Ngaku 'Laskar Cilik' Siap Jihad Bela Habib Rizieq Viral di Medsos

- 19 Desember 2020, 06:56 WIB
Laskar Cilik turut berdemo bela Habib Rizieq.
Laskar Cilik turut berdemo bela Habib Rizieq. /Tangkapan layar dari akun Twitter @ApriliaLin

PR BEKASI – Baru-baru ini viral sebuah rekaman video amatir yang memperlihatkan sekelompok anak kecil mengikuti unjuk raya membela Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. 

Rekaman video berdurasi 22 detik itu telah tersebar luas di media sosial, salah satunya oleh akun Twitter @ApriliaLin pada Jumat, 18 Desember 2020. 

Dalam rekaman tersebut terlihat seorang anak yang mengenakan pakaian serba putih dengan penutup kepala bertuliskan Laskar Cilik. Pakaian tersebut nampak seperti seragam yang biasa dikenakan oleh anggota FPI.

Baca Juga: Sah! Cek Batasan Tarif Pemeriksaan Rapid Tes Antigen dan Swab yang Ditetapkan Pemerintah

Di detik-detik awal terdengar si perekam mengatakan jangan kapok. Lantas seorang anak mengungkapkan alasannya mengikuti unjuk rasa atau aksi ke jalan itu. 

“Siap Ndan, Laskar Cilik bukan dibayar tapi mau sendiri untuk berjuang di jalan Allah,” ucap anak itu. 

“Satu komandan IBHRS, takbir,” kata anak itu sambil terdengar sautan takbir dari arah lain.   

Baca Juga: Cek Fakta: Din Syamsuddin Dikabarkan Berpidato Soal Pelanggaran HAM di Indonesia di Majelis PBB

Kolom komentar unggahan video tersebut pun dibanjiri oleh warganet yang meminta ketiga anak ini mendapat perhatian khusus dari Seto Mulyadi serta Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). 

“Masih kecil sudah dicuci otaknya, dicekokkin buat demo dan membenci pemerintah. @KPAI_official kalo kayak gini mendadak buta dan tuli. Sodorin ini ke Kak Seto juga suruh tengokin atau masih dirumah Rizieq menunggui cucunya,” kata @ApriliaLin dikutip oleh Pikiranrakyat-Bekasi.com. 

“Anak kecil udh jadi korban oleh elit-elit politik. Miris. Mana KPAI? Masa Bisanya ngurusin kosa kata anjay-anjay doang,” kata @azharputradt. 

Sebelumnya, Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi yang akrab disapa Kak Seto menyambangi kediaman Habib Rizieq di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat untuk memberikan pendampingan psikis pada cucu Habib Rizieq.

Kedatangan Kak Seto pun disambut hangat oleh menantu Habib Rizieq Hanif Alatas.

"Kemudian di mobil Habib Rizieq itu, ada, mana puteri Habib Rizieq? Putri Habib Rizieq ada dua yang masih umur 16 dan 14," ujar Habib Hanif Alatas.

Baca Juga: Sindir Kebebasan Perancis atas Penghinaan Agama, Fadli Zon: Vladimir Putin Memang Pemimpin Hebat

"Ohya, masih remaja ya?," tanya kak Seto dalam perbincangan tersebut.

"Yang paling kecil, yang keenam dan ketujuh," ujar Habib Hanif pada kak Seto.
"Owh...." sahut kak Seto.

"Nah, itu, di mobil Habib Rizieq ada dua anak, Hasanah, Mariam, sama ini nih, cucu ini," kata Habib Hanif sambil menunjuk pada anak perempuan di hadapannya.

Baca Juga: Telepon Presiden Palestina, Jokowi Bantah Rencana Berdamai dengan Israel

"Nah, kemudian di mobil Haji Hakim, nih bunda, istrinya Haji Hakim, nah di mobil bunda ini ada anak kecil ini, putrinya Haji Hakim. Namanya Oca, umur berapa Oca? Enam tahun... Kemudian, A Budi, A Budi berapa tahun? Dua belas tahun, dan putrinya Haji, berapa? Enam belas tahun, itu di mobil Haji Hakim," ujar Habib Hanif.

"Kemudian di mobil saya, anak kecilnya ada ini, Said, cucu Habib Rizieq yang paling besar, kemudian anak saya, Abu Bakar, kemudian ada Agin yang paling kecil. Kemudian di mobil Habib Alwi anaknya ada si kembar, Hasan Husein," kata Habib Hanif.

"Saya, istri, anak kembar dua, sama baby sitter 2," kata Habib Alwi menjelaskan.

Baca Juga: Puan Maharani: Indonesia Berdiri Menentang Penjajahan Israel

"Kemudian sisanya, belakang, mobil laskar. Jadi kita yang namanya mau jalan keluarga, beliau kan mau istirahat, ya bawa anak cucu semua, bahkan sampai kerabat ikut menemani, sahabat mereka pun dibawa anak-anaknya."

Kak Seto mengaku kaget bahwa di insiden penembakan enam laskar FPI kemarin, ternyata terdapat anak-anak dan bayi.

"Kami dari LPAI, Lembaga Perlindungan Anak Indonesia, yang dulu pernah bernama Komnas Perlindungan Anak, tapi sekarang kembali ke nama lama, LPAI, dan kami memang sempat terkejut mendengar berita ini, dimana dalam suasana yang penuh keriuhan itu, di jalan tol KM 50 itu, ternyata ada anak-anak dan bayi," ujar Kak Seto.

Baca Juga: Sindir Kebebasan Prancis, Vladimir Putin Anggap Multikulturalisme Barat Telah Gagal

"Kalau tidak salah ada dua belas anak dan bayi. Jadi, kami merasa sangat terpanggil untuk melihat kondisi dari anak-anak, bagaimana keadaannya," katanya.

"Artinya kan sering terjadi suatu pengalaman traumatik yang tertunda, jadi saat itu mungkin kelihatan biasa, tapi beberapa saat kemudian, nah itu baru muncul," ucap Kak Seto perihal kondisi psikis anak-anak yang baru saja ditemuinya.***

Editor: Puji Fauziah


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah