Dorong Perkembangan Industri Kosmetik Dalam Negeri, Kemenperin Gelar Virtual Expo Kosmetik 2020

- 24 November 2020, 21:21 WIB
Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka Kemenperin, Gati Wibawaningsih dorong perkembangan industri kosmestik dalam negeri.
Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka Kemenperin, Gati Wibawaningsih dorong perkembangan industri kosmestik dalam negeri. /Foto: Kementerian Perindustrian/Kemenperin.go.id

PR BEKASI - Industri kecil dan menengah di sektor kosmetik hingga kini semakin berkembang di Indonesia.

Atas hal tersebut, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menggelar Virtual Expo Kosmetik 2020.

Tujuan yakni untuk mendorong pelaku industri kecil dan menengah sektor kosmetik agar terus meningkatkan produktivitasnya.

Baca Juga: Arab Saudi Akan Bagikan Vaksin Gratis kepada Masyarakat yang Belum Tertular Covid-19

Karena produktivitas sektor industri kosmetik dinilai akan membawa dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional di tengah pandemi.

"IKM ini kami ajak untuk ikut dalam virtual expo, selain sebagai sarana pemasaran produk, juga untuk meningkatkan daya saing dan nilai tambah produk kosmetik dalam negeri," kata Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka Kemenperin Gati Wibawaningsih, dikutip oleh Pikiranrakyat-Bekasi.com dari Antara pada Selasa, 24 November 2020.

Pernyatan tersebut ia sampaikan pada pembukaan Virtual Expo IKM Kosmetik 2020 di Jakarta.

Selain itu, Kemenperin ingin meningkatkan kapasitas bisnis IKM kosmetik dan meningkatkan kepedulian pelaku IKM terhadap produk kosmetik lokal yang aman dan terjangkau.

Baca Juga: Hasil Studi Ungkap Kekebalan Pasien Covid-19 yang Sembuh Bisa Bertahan Hingga Puluhan Tahun

Gati juga menjelaskan bahwa penyelenggaraan kegiatan Virtual Expo IKM Kosmetik tahun 2020 diikuti oleh 35 pelaku usaha yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Expo ini diyakini dapat menjadi wadah bagi para IKM kosmetik, spa, dan produk spa untuk memperluas akses pasarnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada triwulan I 2020, kinerja industri kimia, farmasi, dan obat tradisional, termasuk sektor kosmetik, mengalami pertumbuhan yang gemilang yakni sebesar 5,59 persen.

Bahkan, diketahui bahwa di tengah tekanan dampak pandemi Covid-19, kelompok manufaktur ini mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap devisa melalui capaian nilai ekspornya yang menembus 317 juta dolar AS atau sekitar Rp4,44 triliun pada semester I 2020 atau naik 15,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Baca Juga: Eri-Armudji Pasang Wajah Tri Rismaharini di Media Kampanye, Pengamat: Unik untuk Perkuat Branding

Pada gelaran Virtual Expo IKM Kosmetik 2020, akan dilaksanakan beberapa rangkaian acara pendukung seperti talkshow dengan topik "Industri Kosmetik Nasional Menghadapi Adaptasi Kebiasaan Baru".

Selain itu, adapula kegiatan konsultasi IKM one-on-one, makeup class online, virtual muslim fashion show serta temu bisnis IKM kosmetik, spa, dan produk spa.

"Temu bisnis dilaksanakan dengan tujuan mendorong kemitraan antara produsen bahan baku dan IKM kosmetik untuk mengurangi impor bahan baku, mengingat ketersediaan sumber daya alam Indonesia yang kaya akan tanaman yang secara turun-temurun sudah banyak digunakan untuk kesehatan dan produk kosmetik," katanya.

Baca Juga: Eri-Armudji Pasang Wajah Tri Rismaharini di Media Kampanye, Pengamat: Unik untuk Perkuat Branding

Sementar, konsultasi IKM one-on-one akan dilaksanakan setiap hari dengan beragam topik, di antaranya tentang prosedur sertifikasi halal, prosedur perizinan kosmetik, prosedur ekspor produk kosmetik, digitalisasi melalui media sosial, digitalitasi market, dan business pitching.

"Kami harap IKM kosmetik dapat memanfaatkan peluang ini untuk meningkatkan daya saingnya dan terus dapat berinovasi terhadap produknya," kata Gati.

Diketahui, dengan memanfaatkan platform digital termasuk media sosial, industri kosmetik semakin berkembang pesat.

Hingga kini terpantau pasar untuk industri kosmetik cukup antusias bahkan dengan kualitas produk dalam negeri yang mampu bersaing dengan produk mancanegara.***

Editor: M Bayu Pratama

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah