Soal Kekerasan Seksual, Nadiem Makarim Sebut Pria Seolah Diremehkan karena Tak Bisa Kontrol Pikiran

- 16 November 2021, 18:40 WIB
Menteri Pendidikan Nadiem Makarim mengatakan kalau pria seolah diremehkan karena tidak bisa mengontrol pikiran terkait kasus kekerasan seksual.
Menteri Pendidikan Nadiem Makarim mengatakan kalau pria seolah diremehkan karena tidak bisa mengontrol pikiran terkait kasus kekerasan seksual. /Tangkapan layar YouTube/Deddy Corbuzier

PR BEKASI - Menteri Pendidikan Nadiem Makarim menyampaikan pendapatnya terkait kasus kekerasan seksual yang terjadi di kampus.

Bersama dengan Cinta Laura, Nadiem Makarim menyatakan rasa tidak setujunya jika kekerasan seksual dikaitkan dengan atribut yang dikenakan korban.

Sebagai contoh, jika seseorang mengalami kekerasan seksual, masih ada yang kerap menanyakan pakaian apa yang dikenakan oleh korban.

Baca Juga: Kemenag: Permendikbud 30/2021 Bukan Melegalkan Zina, Justru Melindungi Perempuan dari Kekerasan Seksual

Dan ternyata, berdasarkan data yang dibagikan di kanal YouTube Deddy Corbuzier, korban kekerasan seksual tidak hanya mereka yang berpakaian seksi.

Akan tetapi, para perempuan yang memakai celana panjang, lengan panjang, atau menggunakan hijab pun kerap menjadi korban.

Karena itu, menurut mereka kasus tersebut tidak berlaku dengan pakaian yang digunakan oleh korban, tetapi lebih kepada pelaku.

Baca Juga: Pengakuan Penyintas Kekerasan Seksual di Kampus, Dipaksa Bilang Cinta hingga Dicium sang Dosen

Di sisi lain, Nadiem Makarim juga menyampaikan keluh kesahnya akan hal tersebut, yang menurutnya salah persepsi.

Dia mengatakan tidak ada korelasi sama sekali antara menjadi korban kekerasan seksual dengan atribut pakaian yang digunakan.

"Antara dia memakai pakaian yang lebih terbuka atau lain-lain, nggak ada korelasinya. Kedua pertanyaan itu nggak penting gitu loh," ujarnya pada Selasa, 16 November 2021.

Baca Juga: Dua Pelaku Ditangkap, Polisi Masih Kejar Otak Tindak Kekerasan Seksual dan Pencurian di Bekasi

"Udah kejadian, udah ada kekerasan itu namanya salah kenapa harus dijustifikasi," sambungnya.

Selain itu, sebagai seorang pria dia mengakui bahwa terkadang merasa tersinggung dengan pernyataan seperti itu.

"Karena bukan cuma buat perempuan, sama sekali tidak menghormati hak mereka dan lain-lain," ucapnya.

Baca Juga: Banyak Kasus Kekerasan Seksual Saat Demo Omnibus Law, Kompaks Tuntut RUU PKS Jadi Prolegnas DPR 2021

"Tapi sebagai cowok saya merasa kok kita lemah banget ya," katanya menambahkan.

Dia menyatakan bahwa laki-laki seakan sangat diremehkan karena tidak punya kontrol atas pikiran dan perilaku mereka.

"Itu kaya meremehkan cowok-cowok juga, dan menurut saya generasi muda kita banyak laki-laki yang juga merasa seperti itu," tuturnya.

"Jadi kaya apa urusannya? Kita bisa kontrol diri, ini masalah perilaku gitu loh," tandas Nadiem Makariem.***

Editor: Puji Fauziah

Sumber: YouTube Deddy Corbuzier


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x